TUGAS AKHIR KOMPUTER

Nama : Ismu Bidhari Wahyuningsih

Nim : : P 2722 4012 067

Kelas : B

1.      Pendahuluan

Pengambilan Jurnal ilmiah ini diambil dari beberapa Database yaitu Google Scholar (http://scholar.google.co.id), dengan kata kunci untuk google scholar saya menuliskan “perawatan bayi baru lahir”, dan saya juga menggunakan kata kunci “Newborn Care” (http://www.nejm.org/doi/pdf/10.1056/NEJMsa0806033 ).

Jumlah Literatur yang didapat tentang Perawatan Bayi Baru Lahir ini pada google scholar sekitar 5.330 literatur, sedangkan pada google scholar tentang “newborn care” terdapat literatur sekitar 846.000 pada free full text literature. Tidak ada kriteria Inklusi dan Eksklusi dalam pengambilan literatur ini, saya hanya melihat kesesuaian antara literatur 1 dan literatur 2 yang akan saya telaah.

1.      Deskripsi Artikel / Jurnal

1.      Deskripsi Umum

  • Judul artikel yang pertama yaitu “Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kecemasan Ibu Nifas Dalam Perawatan Bayi Baru Lahir”. Judul yang kedua adalah “Newborn-Care Training and Perinatal Mortality in Developing Countries “.
  • Penulis dari “ ” adalah Eva Sartika Simbolon, sedang penulis “Tingkat Pengetahuan Dengan Kecemasan Ibu Nifas Dalam Perawatan Bayi Baru Lahir” Penulis berasal dari bagian Bidan Pendidik Univ. Sumut. Penulis Artikel kedua berasal dari e University of Alabama at Birmingham, Birmingham (W.A.C.)
  • Dipublikasikan oleh The New England Journal of Medicine, tahun 2010.
  • Penelaah / Reviewer :  ISMU BIDHARI WAHYUNINGSIH, NIM : P 2722 4012 067 pada tanggal 28 Juni 2012.

2. Deskripsi Content.

  • Tujuan Penelitian : tingkat pengetahuan ibu nifas dan perawatan bayi baru lahir.
  • Tujuan Umum : untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu nifas dan perawatan bayi baru lahir.Tujuan Khusus : Mengetahui pengetahuan ibu nifas dan cara merawat bayi baru lahir usia 0-28 hari.
  • Newborn Care
  • Tujuannya adalah untukmenurunkan kematian bayi baru lahir karena infeksi yang diakibatkan ketidaksterilan dalam perawatan bayi baru lahir.
  • Hasil Penelitian :  Hasil penelitian sudah menjawab dari pertanyaan penelitian.
  • Kesimpulan Penelitian : Dari 3,7 juta kematian bayi dan 3,3 juta bayi lahir mati setiap tahun, 98% terjadi di negara berkembang. Evaluasi berbasis masyarakat intervensi yang dirancang untuk mengurangi jumlah kematian ini diperlukan.
  • Kelebihan : Isi kesimpulan peneliti merupakan jawaban dari tujuan penelitian dan kesimpulannya sudah ringkas, jelas dan padat, serta mencantumkan saran yang merupakan harapan peneliti.
  • Kekurangan : Peneliti tidak memberikan rekomendasi kepada instansi terkait yang berhubungan dengan penelitiannya.

Telaah / Review Artikel

  • Fokus Penelitian ( LB dan Masalah Penelitian )

Artikel 1 :

“Masa bayi baru lahir (neonatal) adalah masa 28 hari pertama kehidupan manusia. Pada masa ini terjadi proses penyesuaian sistem tubuh bayi dari kehidupan intra uteri ke kehidupan ekstra uteri. Masa ini adalah masa yang perlu mendapatkan perhatian dan perawatan yang ekstra karena pada masa ini terdapat mortalitas paling tinggi.”.

Artikel 2 :

“After birth attendants were trained in the Essential Newborn Care course, there was no significant reduction from baseline in the rate of neonatal death from all causes in t he 7 days after birth (relative risk with training”.

Berdasarkan kutipan dari 2 artikel diatas dari bagian pendahuluan, diketahui bahwa

  • Gaya dan Sistematika Penulisan
  • Sistematika penulisan sudah tersusun dengan baik dan jelas mulai dari judul penelitian, nama penulis, abstrak (Konteks, tujuan penelitian, pengaturan dan desain, bahan dan metode, analisis statistik, hasil, kesimpulan dan kata kunci ).
  • Tata bahasa yang digunakan dalam penulisan jurnal ini cukup mudah dipahami sehingga memudahkan pembaca untuk mengerti bagaimana penelitian tersebut dilaksanakan dan apa hasil yang diperoleh.
  • Penulis

Penulis dari “  Eva Sartika Simbolon penulis “Tingkat Pengetahuan Dengan Kecemasan Ibu Nifas Dalam Perawatan Bayi Baru Lahir” Penulis berasal dari bagian Bidan Pendidik Univ. Sumut.

  • Gelar akademik dari penulis sudah benar, tidak perlu dicantumkan.
  • Menurut penelaah, dengan melihat latar belakang departemen mereka berasal, penulis tersebut mempunyai kualifikasi yang cukup di bidang yang mereka teliti.

 

  • Judul Penelitian

Judul penelitian yang pertama yaitu ” Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kecemasan Ibu Nifas Dalam Perawatan Bayi Baru Lahir. Judul yang kedua adalah “Newborn-Care Training and Perinatal Mortality in Developing Countries” .Kedua judul penelitian ini cukup jelas, akurat, dan tidak ambigu, dan menggambarkan apa yang akan diteliti.

  • Abstrak

Abstrak terdapat pada kedua judul penelitian (kedua artikel)

  • Kelebihan : Bisa menjelaskan secara jelas mengenai masalah penelitian, tujuan penelitian, metodologi dan hasil yang didapatkan. Namun jurnal ini tidak menyebutkan rekomendasi apa yang diberikan kepada pihak – pihak yang terkait. Jumlah kata tidak lebih dari 250 kata dan mencantumkan kata kunci.
  • Kekurangan : Tidak memberikan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya.
  • Masalah dan Tujuan Penelitian:  pengetahuan ibu nifas dan perawatan bayi baru lahir
  • Tujuan Umum : untuk mengetahui pengetahuan ibu nifas dengan perawatan bayi baru lahir.
  • Tujuan Khusus : Mengetahui pengetahuan ibu nifas dengan perawatan bayi baru lahir.
  • Newborn Care

.               Tujuannya adalah untukmenurunkan kematian bayi baru lahir karena infeksi yang diakibatkan ketidaksterilan dalam perawatan bayi baru lahir.

–          Pada bagian tujuan ini, sudah dijelaskan dengan rinci pada tujuan umum dan tujuan khusus mengapa penelitian ini diadakan.

  • Literatur / Tinjauan Pustaka

Penyusunan Literatur pada kedua artikel ini menggunakan sistem van couver dan terorganisir dengan logis. Penulisan jurnal menggunakan analitis kritis berdasarkan literatur yang ada dengan membandingkan temuan pada penelitian sebelumnya dengan hasil yang didapatkan oleh penulis.

  • Hipotesis / Pertanyaan penelitian

Kedua penelitian ini tidak mencantumkan Hipotesis, hanya mencantumkan tujuan dan hasil penelitian, jadi tidak bisa ditelaah.

  • Populasi dan Sampel

Pada kedua artikel ini populasi dan sampel kurang dijelaskan atau kurang spesifik. Jadi penelaah merasa kesulitan dalam menjelaskan populasi dan sampel penelitian.

 

 

  • Pertimbangan Etik

Sebelum mendapat persetujuan lisan dari peserta ( subyek penelitian ), terlebih dahulu mereka diberikan penjelasan mengenai ; tujuan, sasaran, dan metodologi penelitian. Izin etik untuk penelitian diperoleh dari Departement of Biosciences and Nutrition Karolinska Institutet, dan dari insititusi tempat penulis menuntut ilmu ( Univ. Sumatra utara ).

  • Definisi Operasional

Tidak disebutkan secara jelas pada kedua jurnal tersebut.

  • Metode Penelitian

Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah secara analitik dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah sampel sebanyak 50 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan Teknik Total Sampling. Penelitian ini dilakukan di klinik bersalin Niar dengan cara membagikan instrument penelitian (kuesioner) kepada setiap ibu-ibu nifas yang datang berkunjung untuk memeriksakan dirinya selama masa nifas ke klinik tersebut

  • Data dan Analisis Data

. Analisa data dengan chi square.

  • Hasil Penelitian
  • Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan tingkat pengetahuan dengan kecemasan ibu nifas dalam perawatan bayi baru lahir (nilai ρ=0.003<0.05).
  • Pembahasan Hasil Penelitian

–          Kelebihan : Pada bagian pembahasan hasil, sudah dijelaskan secara rinci tentang hasil – hasil yang diperoleh peneliti selama penelitian.

–          Kekurangan : Kurang dijelaskan secara detail apakah hasil yang didapatkan itu memberikan dampak positif atau negatif terhadap penelitian itu sendiri.

  • Referensi / Daftar Pustaka

Literatur yang digunakan sekitar 50% menggunakan literatur terbaru yang berasal dari jurnal – jurnal yang telah dipublikasikan sebelumnya.

  • Kesimpulan dan Saran

–          Kelebihan : Isi kesimpulan peneliti merupakan jawaban dari tujuan penelitian dan kesimpulannya sudah ringkas, jelas dan padat, serta mencantumkan saran yang merupakan harapan peneliti.

–          Kekurangan : Peneliti tidak memberikan rekomendasi kepada instansi terkait yang berhubungan dengan penelitiannya.

  • Penutup

Meskipun terdapat beberapa kekurangan pada kedua artikel ini, namun secara langsung maupun tidak artikel ini memberikan beberapa kontribusi atau masukan – masukan yang positif dari berbagai sisi, serta dapat menambah pengetahuan ibu nifas dengan perawatan bayi baru lahir. Dapat pula dijadikan acuan untuk penelitian – penelitian selanjutnya.

 

TUGAS AKHIR KOMPUTER

Nama : Ismu Bidhari Wahyuningsih

Nim : : P 2722 4012 067

Kelas : B

1.      Pendahuluan

Pengambilan Jurnal ilmiah ini diambil dari beberapa Database yaitu Google Scholar (http://scholar.google.co.id), dengan kata kunci untuk google scholar saya menuliskan “perawatan bayi baru lahir”, dan saya juga menggunakan kata kunci “Newborn Care” (http://www.nejm.org/doi/pdf/10.1056/NEJMsa0806033 ).

Jumlah Literatur yang didapat tentang Perawatan Bayi Baru Lahir ini pada google scholar sekitar 5.330 literatur, sedangkan pada google scholar tentang “newborn care” terdapat literatur sekitar 846.000 pada free full text literature. Tidak ada kriteria Inklusi dan Eksklusi dalam pengambilan literatur ini, saya hanya melihat kesesuaian antara literatur 1 dan literatur 2 yang akan saya telaah.

1.      Deskripsi Artikel / Jurnal

1.      Deskripsi Umum

  • Judul artikel yang pertama yaitu “Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kecemasan Ibu Nifas Dalam Perawatan Bayi Baru Lahir”. Judul yang kedua adalah “Newborn-Care Training and Perinatal Mortality in Developing Countries “.
  • Penulis dari “ ” adalah Eva Sartika Simbolon, sedang penulis “Tingkat Pengetahuan Dengan Kecemasan Ibu Nifas Dalam Perawatan Bayi Baru Lahir” Penulis berasal dari bagian Bidan Pendidik Univ. Sumut. Penulis Artikel kedua berasal dari e University of Alabama at Birmingham, Birmingham (W.A.C.)
  • Dipublikasikan oleh The New England Journal of Medicine, tahun 2010.
  • Penelaah / Reviewer :  ISMU BIDHARI WAHYUNINGSIH, NIM : P 2722 4012 067 pada tanggal 28 Juni 2012.

2. Deskripsi Content.

  • Tujuan Penelitian : tingkat pengetahuan ibu nifas dan perawatan bayi baru lahir.
  • Tujuan Umum : untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu nifas dan perawatan bayi baru lahir.Tujuan Khusus : Mengetahui pengetahuan ibu nifas dan cara merawat bayi baru lahir usia 0-28 hari.
  • Newborn Care
  • Tujuannya adalah untukmenurunkan kematian bayi baru lahir karena infeksi yang diakibatkan ketidaksterilan dalam perawatan bayi baru lahir.
  • Hasil Penelitian :  Hasil penelitian sudah menjawab dari pertanyaan penelitian.
  • Kesimpulan Penelitian : Dari 3,7 juta kematian bayi dan 3,3 juta bayi lahir mati setiap tahun, 98% terjadi di negara berkembang. Evaluasi berbasis masyarakat intervensi yang dirancang untuk mengurangi jumlah kematian ini diperlukan.
  • Kelebihan : Isi kesimpulan peneliti merupakan jawaban dari tujuan penelitian dan kesimpulannya sudah ringkas, jelas dan padat, serta mencantumkan saran yang merupakan harapan peneliti.
  • Kekurangan : Peneliti tidak memberikan rekomendasi kepada instansi terkait yang berhubungan dengan penelitiannya.

Telaah / Review Artikel

  • Fokus Penelitian ( LB dan Masalah Penelitian )

Artikel 1 :

“Masa bayi baru lahir (neonatal) adalah masa 28 hari pertama kehidupan manusia. Pada masa ini terjadi proses penyesuaian sistem tubuh bayi dari kehidupan intra uteri ke kehidupan ekstra uteri. Masa ini adalah masa yang perlu mendapatkan perhatian dan perawatan yang ekstra karena pada masa ini terdapat mortalitas paling tinggi.”.

Artikel 2 :

“After birth attendants were trained in the Essential Newborn Care course, there was no significant reduction from baseline in the rate of neonatal death from all causes in t he 7 days after birth (relative risk with training”.

Berdasarkan kutipan dari 2 artikel diatas dari bagian pendahuluan, diketahui bahwa

  • Gaya dan Sistematika Penulisan
  • Sistematika penulisan sudah tersusun dengan baik dan jelas mulai dari judul penelitian, nama penulis, abstrak (Konteks, tujuan penelitian, pengaturan dan desain, bahan dan metode, analisis statistik, hasil, kesimpulan dan kata kunci ).
  • Tata bahasa yang digunakan dalam penulisan jurnal ini cukup mudah dipahami sehingga memudahkan pembaca untuk mengerti bagaimana penelitian tersebut dilaksanakan dan apa hasil yang diperoleh.
  • Penulis

Penulis dari “  Eva Sartika Simbolon penulis “Tingkat Pengetahuan Dengan Kecemasan Ibu Nifas Dalam Perawatan Bayi Baru Lahir” Penulis berasal dari bagian Bidan Pendidik Univ. Sumut.

  • Gelar akademik dari penulis sudah benar, tidak perlu dicantumkan.
  • Menurut penelaah, dengan melihat latar belakang departemen mereka berasal, penulis tersebut mempunyai kualifikasi yang cukup di bidang yang mereka teliti.

 

  • Judul Penelitian

Judul penelitian yang pertama yaitu ” Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kecemasan Ibu Nifas Dalam Perawatan Bayi Baru Lahir. Judul yang kedua adalah “Newborn-Care Training and Perinatal Mortality in Developing Countries” .Kedua judul penelitian ini cukup jelas, akurat, dan tidak ambigu, dan menggambarkan apa yang akan diteliti.

  • Abstrak

Abstrak terdapat pada kedua judul penelitian (kedua artikel)

  • Kelebihan : Bisa menjelaskan secara jelas mengenai masalah penelitian, tujuan penelitian, metodologi dan hasil yang didapatkan. Namun jurnal ini tidak menyebutkan rekomendasi apa yang diberikan kepada pihak – pihak yang terkait. Jumlah kata tidak lebih dari 250 kata dan mencantumkan kata kunci.
  • Kekurangan : Tidak memberikan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya.
  • Masalah dan Tujuan Penelitian:  pengetahuan ibu nifas dan perawatan bayi baru lahir
  • Tujuan Umum : untuk mengetahui pengetahuan ibu nifas dengan perawatan bayi baru lahir.
  • Tujuan Khusus : Mengetahui pengetahuan ibu nifas dengan perawatan bayi baru lahir.
  • Newborn Care

.               Tujuannya adalah untukmenurunkan kematian bayi baru lahir karena infeksi yang diakibatkan ketidaksterilan dalam perawatan bayi baru lahir.

–          Pada bagian tujuan ini, sudah dijelaskan dengan rinci pada tujuan umum dan tujuan khusus mengapa penelitian ini diadakan.

  • Literatur / Tinjauan Pustaka

Penyusunan Literatur pada kedua artikel ini menggunakan sistem van couver dan terorganisir dengan logis. Penulisan jurnal menggunakan analitis kritis berdasarkan literatur yang ada dengan membandingkan temuan pada penelitian sebelumnya dengan hasil yang didapatkan oleh penulis.

  • Hipotesis / Pertanyaan penelitian

Kedua penelitian ini tidak mencantumkan Hipotesis, hanya mencantumkan tujuan dan hasil penelitian, jadi tidak bisa ditelaah.

  • Populasi dan Sampel

Pada kedua artikel ini populasi dan sampel kurang dijelaskan atau kurang spesifik. Jadi penelaah merasa kesulitan dalam menjelaskan populasi dan sampel penelitian.

 

 

  • Pertimbangan Etik

Sebelum mendapat persetujuan lisan dari peserta ( subyek penelitian ), terlebih dahulu mereka diberikan penjelasan mengenai ; tujuan, sasaran, dan metodologi penelitian. Izin etik untuk penelitian diperoleh dari Departement of Biosciences and Nutrition Karolinska Institutet, dan dari insititusi tempat penulis menuntut ilmu ( Univ. Sumatra utara ).

  • Definisi Operasional

Tidak disebutkan secara jelas pada kedua jurnal tersebut.

  • Metode Penelitian

Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah secara analitik dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah sampel sebanyak 50 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan Teknik Total Sampling. Penelitian ini dilakukan di klinik bersalin Niar dengan cara membagikan instrument penelitian (kuesioner) kepada setiap ibu-ibu nifas yang datang berkunjung untuk memeriksakan dirinya selama masa nifas ke klinik tersebut

  • Data dan Analisis Data

. Analisa data dengan chi square.

  • Hasil Penelitian
  • Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan tingkat pengetahuan dengan kecemasan ibu nifas dalam perawatan bayi baru lahir (nilai ρ=0.003<0.05).
  • Pembahasan Hasil Penelitian

–          Kelebihan : Pada bagian pembahasan hasil, sudah dijelaskan secara rinci tentang hasil – hasil yang diperoleh peneliti selama penelitian.

–          Kekurangan : Kurang dijelaskan secara detail apakah hasil yang didapatkan itu memberikan dampak positif atau negatif terhadap penelitian itu sendiri.

  • Referensi / Daftar Pustaka

Literatur yang digunakan sekitar 50% menggunakan literatur terbaru yang berasal dari jurnal – jurnal yang telah dipublikasikan sebelumnya.

  • Kesimpulan dan Saran

–          Kelebihan : Isi kesimpulan peneliti merupakan jawaban dari tujuan penelitian dan kesimpulannya sudah ringkas, jelas dan padat, serta mencantumkan saran yang merupakan harapan peneliti.

–          Kekurangan : Peneliti tidak memberikan rekomendasi kepada instansi terkait yang berhubungan dengan penelitiannya.

  • Penutup

Meskipun terdapat beberapa kekurangan pada kedua artikel ini, namun secara langsung maupun tidak artikel ini memberikan beberapa kontribusi atau masukan – masukan yang positif dari berbagai sisi, serta dapat menambah pengetahuan ibu nifas dengan perawatan bayi baru lahir. Dapat pula dijadikan acuan untuk penelitian – penelitian selanjutnya.

 

TUGAS AKHIR KOMPUTER

Nama : Ismu Bidhari Wahyuningsih

Nim : : P 2722 4012 067

Kelas : B

1.      Pendahuluan

Pengambilan Jurnal ilmiah ini diambil dari beberapa Database yaitu Google Scholar (http://scholar.google.co.id), dengan kata kunci untuk google scholar saya menuliskan “perawatan bayi baru lahir”, dan saya juga menggunakan kata kunci “Newborn Care” (http://www.nejm.org/doi/pdf/10.1056/NEJMsa0806033 ).

Jumlah Literatur yang didapat tentang Perawatan Bayi Baru Lahir ini pada google scholar sekitar 5.330 literatur, sedangkan pada google scholar tentang “newborn care” terdapat literatur sekitar 846.000 pada free full text literature. Tidak ada kriteria Inklusi dan Eksklusi dalam pengambilan literatur ini, saya hanya melihat kesesuaian antara literatur 1 dan literatur 2 yang akan saya telaah.

1.      Deskripsi Artikel / Jurnal

1.      Deskripsi Umum

  • Judul artikel yang pertama yaitu “Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kecemasan Ibu Nifas Dalam Perawatan Bayi Baru Lahir”. Judul yang kedua adalah “Newborn-Care Training and Perinatal Mortality in Developing Countries “.
  • Penulis dari “ ” adalah Eva Sartika Simbolon, sedang penulis “Tingkat Pengetahuan Dengan Kecemasan Ibu Nifas Dalam Perawatan Bayi Baru Lahir” Penulis berasal dari bagian Bidan Pendidik Univ. Sumut. Penulis Artikel kedua berasal dari e University of Alabama at Birmingham, Birmingham (W.A.C.)
  • Dipublikasikan oleh The New England Journal of Medicine, tahun 2010.
  • Penelaah / Reviewer :  ISMU BIDHARI WAHYUNINGSIH, NIM : P 2722 4012 067 pada tanggal 28 Juni 2012.

2. Deskripsi Content.

  • Tujuan Penelitian : tingkat pengetahuan ibu nifas dan perawatan bayi baru lahir.
  • Tujuan Umum : untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu nifas dan perawatan bayi baru lahir.Tujuan Khusus : Mengetahui pengetahuan ibu nifas dan cara merawat bayi baru lahir usia 0-28 hari.
  • Newborn Care
  • Tujuannya adalah untukmenurunkan kematian bayi baru lahir karena infeksi yang diakibatkan ketidaksterilan dalam perawatan bayi baru lahir.
  • Hasil Penelitian :  Hasil penelitian sudah menjawab dari pertanyaan penelitian.
  • Kesimpulan Penelitian : Dari 3,7 juta kematian bayi dan 3,3 juta bayi lahir mati setiap tahun, 98% terjadi di negara berkembang. Evaluasi berbasis masyarakat intervensi yang dirancang untuk mengurangi jumlah kematian ini diperlukan.
  • Kelebihan : Isi kesimpulan peneliti merupakan jawaban dari tujuan penelitian dan kesimpulannya sudah ringkas, jelas dan padat, serta mencantumkan saran yang merupakan harapan peneliti.
  • Kekurangan : Peneliti tidak memberikan rekomendasi kepada instansi terkait yang berhubungan dengan penelitiannya.

Telaah / Review Artikel

  • Fokus Penelitian ( LB dan Masalah Penelitian )

Artikel 1 :

“Masa bayi baru lahir (neonatal) adalah masa 28 hari pertama kehidupan manusia. Pada masa ini terjadi proses penyesuaian sistem tubuh bayi dari kehidupan intra uteri ke kehidupan ekstra uteri. Masa ini adalah masa yang perlu mendapatkan perhatian dan perawatan yang ekstra karena pada masa ini terdapat mortalitas paling tinggi.”.

Artikel 2 :

“After birth attendants were trained in the Essential Newborn Care course, there was no significant reduction from baseline in the rate of neonatal death from all causes in t he 7 days after birth (relative risk with training”.

Berdasarkan kutipan dari 2 artikel diatas dari bagian pendahuluan, diketahui bahwa

  • Gaya dan Sistematika Penulisan
  • Sistematika penulisan sudah tersusun dengan baik dan jelas mulai dari judul penelitian, nama penulis, abstrak (Konteks, tujuan penelitian, pengaturan dan desain, bahan dan metode, analisis statistik, hasil, kesimpulan dan kata kunci ).
  • Tata bahasa yang digunakan dalam penulisan jurnal ini cukup mudah dipahami sehingga memudahkan pembaca untuk mengerti bagaimana penelitian tersebut dilaksanakan dan apa hasil yang diperoleh.
  • Penulis

Penulis dari “  Eva Sartika Simbolon penulis “Tingkat Pengetahuan Dengan Kecemasan Ibu Nifas Dalam Perawatan Bayi Baru Lahir” Penulis berasal dari bagian Bidan Pendidik Univ. Sumut.

  • Gelar akademik dari penulis sudah benar, tidak perlu dicantumkan.
  • Menurut penelaah, dengan melihat latar belakang departemen mereka berasal, penulis tersebut mempunyai kualifikasi yang cukup di bidang yang mereka teliti.

 

  • Judul Penelitian

Judul penelitian yang pertama yaitu ” Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kecemasan Ibu Nifas Dalam Perawatan Bayi Baru Lahir. Judul yang kedua adalah “Newborn-Care Training and Perinatal Mortality in Developing Countries” .Kedua judul penelitian ini cukup jelas, akurat, dan tidak ambigu, dan menggambarkan apa yang akan diteliti.

  • Abstrak

Abstrak terdapat pada kedua judul penelitian (kedua artikel)

  • Kelebihan : Bisa menjelaskan secara jelas mengenai masalah penelitian, tujuan penelitian, metodologi dan hasil yang didapatkan. Namun jurnal ini tidak menyebutkan rekomendasi apa yang diberikan kepada pihak – pihak yang terkait. Jumlah kata tidak lebih dari 250 kata dan mencantumkan kata kunci.
  • Kekurangan : Tidak memberikan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya.
  • Masalah dan Tujuan Penelitian:  pengetahuan ibu nifas dan perawatan bayi baru lahir
  • Tujuan Umum : untuk mengetahui pengetahuan ibu nifas dengan perawatan bayi baru lahir.
  • Tujuan Khusus : Mengetahui pengetahuan ibu nifas dengan perawatan bayi baru lahir.
  • Newborn Care

.               Tujuannya adalah untukmenurunkan kematian bayi baru lahir karena infeksi yang diakibatkan ketidaksterilan dalam perawatan bayi baru lahir.

–          Pada bagian tujuan ini, sudah dijelaskan dengan rinci pada tujuan umum dan tujuan khusus mengapa penelitian ini diadakan.

  • Literatur / Tinjauan Pustaka

Penyusunan Literatur pada kedua artikel ini menggunakan sistem van couver dan terorganisir dengan logis. Penulisan jurnal menggunakan analitis kritis berdasarkan literatur yang ada dengan membandingkan temuan pada penelitian sebelumnya dengan hasil yang didapatkan oleh penulis.

  • Hipotesis / Pertanyaan penelitian

Kedua penelitian ini tidak mencantumkan Hipotesis, hanya mencantumkan tujuan dan hasil penelitian, jadi tidak bisa ditelaah.

  • Populasi dan Sampel

Pada kedua artikel ini populasi dan sampel kurang dijelaskan atau kurang spesifik. Jadi penelaah merasa kesulitan dalam menjelaskan populasi dan sampel penelitian.

 

 

  • Pertimbangan Etik

Sebelum mendapat persetujuan lisan dari peserta ( subyek penelitian ), terlebih dahulu mereka diberikan penjelasan mengenai ; tujuan, sasaran, dan metodologi penelitian. Izin etik untuk penelitian diperoleh dari Departement of Biosciences and Nutrition Karolinska Institutet, dan dari insititusi tempat penulis menuntut ilmu ( Univ. Sumatra utara ).

  • Definisi Operasional

Tidak disebutkan secara jelas pada kedua jurnal tersebut.

  • Metode Penelitian

Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah secara analitik dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah sampel sebanyak 50 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan Teknik Total Sampling. Penelitian ini dilakukan di klinik bersalin Niar dengan cara membagikan instrument penelitian (kuesioner) kepada setiap ibu-ibu nifas yang datang berkunjung untuk memeriksakan dirinya selama masa nifas ke klinik tersebut

  • Data dan Analisis Data

. Analisa data dengan chi square.

  • Hasil Penelitian
  • Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan tingkat pengetahuan dengan kecemasan ibu nifas dalam perawatan bayi baru lahir (nilai ρ=0.003<0.05).
  • Pembahasan Hasil Penelitian

–          Kelebihan : Pada bagian pembahasan hasil, sudah dijelaskan secara rinci tentang hasil – hasil yang diperoleh peneliti selama penelitian.

–          Kekurangan : Kurang dijelaskan secara detail apakah hasil yang didapatkan itu memberikan dampak positif atau negatif terhadap penelitian itu sendiri.

  • Referensi / Daftar Pustaka

Literatur yang digunakan sekitar 50% menggunakan literatur terbaru yang berasal dari jurnal – jurnal yang telah dipublikasikan sebelumnya.

  • Kesimpulan dan Saran

–          Kelebihan : Isi kesimpulan peneliti merupakan jawaban dari tujuan penelitian dan kesimpulannya sudah ringkas, jelas dan padat, serta mencantumkan saran yang merupakan harapan peneliti.

–          Kekurangan : Peneliti tidak memberikan rekomendasi kepada instansi terkait yang berhubungan dengan penelitiannya.

  • Penutup

Meskipun terdapat beberapa kekurangan pada kedua artikel ini, namun secara langsung maupun tidak artikel ini memberikan beberapa kontribusi atau masukan – masukan yang positif dari berbagai sisi, serta dapat menambah pengetahuan ibu nifas dengan perawatan bayi baru lahir. Dapat pula dijadikan acuan untuk penelitian – penelitian selanjutnya.

 

TUGAS AKHIR KOMPUTER

Nama : Ismu Bidhari Wahyuningsih

Nim : : P 2722 4012 067

Kelas : B

1.      Pendahuluan

Pengambilan Jurnal ilmiah ini diambil dari beberapa Database yaitu Google Scholar (http://scholar.google.co.id), dengan kata kunci untuk google scholar saya menuliskan “perawatan bayi baru lahir”, dan saya juga menggunakan kata kunci “Newborn Care” (http://www.nejm.org/doi/pdf/10.1056/NEJMsa0806033 ).

Jumlah Literatur yang didapat tentang Perawatan Bayi Baru Lahir ini pada google scholar sekitar 5.330 literatur, sedangkan pada google scholar tentang “newborn care” terdapat literatur sekitar 846.000 pada free full text literature. Tidak ada kriteria Inklusi dan Eksklusi dalam pengambilan literatur ini, saya hanya melihat kesesuaian antara literatur 1 dan literatur 2 yang akan saya telaah.

1.      Deskripsi Artikel / Jurnal

1.      Deskripsi Umum

  • Judul artikel yang pertama yaitu “Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kecemasan Ibu Nifas Dalam Perawatan Bayi Baru Lahir”. Judul yang kedua adalah “Newborn-Care Training and Perinatal Mortality in Developing Countries “.
  • Penulis dari “ ” adalah Eva Sartika Simbolon, sedang penulis “Tingkat Pengetahuan Dengan Kecemasan Ibu Nifas Dalam Perawatan Bayi Baru Lahir” Penulis berasal dari bagian Bidan Pendidik Univ. Sumut. Penulis Artikel kedua berasal dari e University of Alabama at Birmingham, Birmingham (W.A.C.)
  • Dipublikasikan oleh The New England Journal of Medicine, tahun 2010.
  • Penelaah / Reviewer :  ISMU BIDHARI WAHYUNINGSIH, NIM : P 2722 4012 067 pada tanggal 28 Juni 2012.

2. Deskripsi Content.

  • Tujuan Penelitian : tingkat pengetahuan ibu nifas dan perawatan bayi baru lahir.
  • Tujuan Umum : untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu nifas dan perawatan bayi baru lahir.Tujuan Khusus : Mengetahui pengetahuan ibu nifas dan cara merawat bayi baru lahir usia 0-28 hari.
  • Newborn Care
  • Tujuannya adalah untukmenurunkan kematian bayi baru lahir karena infeksi yang diakibatkan ketidaksterilan dalam perawatan bayi baru lahir.
  • Hasil Penelitian :  Hasil penelitian sudah menjawab dari pertanyaan penelitian.
  • Kesimpulan Penelitian : Dari 3,7 juta kematian bayi dan 3,3 juta bayi lahir mati setiap tahun, 98% terjadi di negara berkembang. Evaluasi berbasis masyarakat intervensi yang dirancang untuk mengurangi jumlah kematian ini diperlukan.
  • Kelebihan : Isi kesimpulan peneliti merupakan jawaban dari tujuan penelitian dan kesimpulannya sudah ringkas, jelas dan padat, serta mencantumkan saran yang merupakan harapan peneliti.
  • Kekurangan : Peneliti tidak memberikan rekomendasi kepada instansi terkait yang berhubungan dengan penelitiannya.

Telaah / Review Artikel

  • Fokus Penelitian ( LB dan Masalah Penelitian )

Artikel 1 :

“Masa bayi baru lahir (neonatal) adalah masa 28 hari pertama kehidupan manusia. Pada masa ini terjadi proses penyesuaian sistem tubuh bayi dari kehidupan intra uteri ke kehidupan ekstra uteri. Masa ini adalah masa yang perlu mendapatkan perhatian dan perawatan yang ekstra karena pada masa ini terdapat mortalitas paling tinggi.”.

Artikel 2 :

“After birth attendants were trained in the Essential Newborn Care course, there was no significant reduction from baseline in the rate of neonatal death from all causes in t he 7 days after birth (relative risk with training”.

Berdasarkan kutipan dari 2 artikel diatas dari bagian pendahuluan, diketahui bahwa

  • Gaya dan Sistematika Penulisan
  • Sistematika penulisan sudah tersusun dengan baik dan jelas mulai dari judul penelitian, nama penulis, abstrak (Konteks, tujuan penelitian, pengaturan dan desain, bahan dan metode, analisis statistik, hasil, kesimpulan dan kata kunci ).
  • Tata bahasa yang digunakan dalam penulisan jurnal ini cukup mudah dipahami sehingga memudahkan pembaca untuk mengerti bagaimana penelitian tersebut dilaksanakan dan apa hasil yang diperoleh.
  • Penulis

Penulis dari “  Eva Sartika Simbolon penulis “Tingkat Pengetahuan Dengan Kecemasan Ibu Nifas Dalam Perawatan Bayi Baru Lahir” Penulis berasal dari bagian Bidan Pendidik Univ. Sumut.

  • Gelar akademik dari penulis sudah benar, tidak perlu dicantumkan.
  • Menurut penelaah, dengan melihat latar belakang departemen mereka berasal, penulis tersebut mempunyai kualifikasi yang cukup di bidang yang mereka teliti.

 

  • Judul Penelitian

Judul penelitian yang pertama yaitu ” Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kecemasan Ibu Nifas Dalam Perawatan Bayi Baru Lahir. Judul yang kedua adalah “Newborn-Care Training and Perinatal Mortality in Developing Countries” .Kedua judul penelitian ini cukup jelas, akurat, dan tidak ambigu, dan menggambarkan apa yang akan diteliti.

  • Abstrak

Abstrak terdapat pada kedua judul penelitian (kedua artikel)

  • Kelebihan : Bisa menjelaskan secara jelas mengenai masalah penelitian, tujuan penelitian, metodologi dan hasil yang didapatkan. Namun jurnal ini tidak menyebutkan rekomendasi apa yang diberikan kepada pihak – pihak yang terkait. Jumlah kata tidak lebih dari 250 kata dan mencantumkan kata kunci.
  • Kekurangan : Tidak memberikan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya.
  • Masalah dan Tujuan Penelitian:  pengetahuan ibu nifas dan perawatan bayi baru lahir
  • Tujuan Umum : untuk mengetahui pengetahuan ibu nifas dengan perawatan bayi baru lahir.
  • Tujuan Khusus : Mengetahui pengetahuan ibu nifas dengan perawatan bayi baru lahir.
  • Newborn Care

.               Tujuannya adalah untukmenurunkan kematian bayi baru lahir karena infeksi yang diakibatkan ketidaksterilan dalam perawatan bayi baru lahir.

–          Pada bagian tujuan ini, sudah dijelaskan dengan rinci pada tujuan umum dan tujuan khusus mengapa penelitian ini diadakan.

  • Literatur / Tinjauan Pustaka

Penyusunan Literatur pada kedua artikel ini menggunakan sistem van couver dan terorganisir dengan logis. Penulisan jurnal menggunakan analitis kritis berdasarkan literatur yang ada dengan membandingkan temuan pada penelitian sebelumnya dengan hasil yang didapatkan oleh penulis.

  • Hipotesis / Pertanyaan penelitian

Kedua penelitian ini tidak mencantumkan Hipotesis, hanya mencantumkan tujuan dan hasil penelitian, jadi tidak bisa ditelaah.

  • Populasi dan Sampel

Pada kedua artikel ini populasi dan sampel kurang dijelaskan atau kurang spesifik. Jadi penelaah merasa kesulitan dalam menjelaskan populasi dan sampel penelitian.

 

 

  • Pertimbangan Etik

Sebelum mendapat persetujuan lisan dari peserta ( subyek penelitian ), terlebih dahulu mereka diberikan penjelasan mengenai ; tujuan, sasaran, dan metodologi penelitian. Izin etik untuk penelitian diperoleh dari Departement of Biosciences and Nutrition Karolinska Institutet, dan dari insititusi tempat penulis menuntut ilmu ( Univ. Sumatra utara ).

  • Definisi Operasional

Tidak disebutkan secara jelas pada kedua jurnal tersebut.

  • Metode Penelitian

Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah secara analitik dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah sampel sebanyak 50 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan Teknik Total Sampling. Penelitian ini dilakukan di klinik bersalin Niar dengan cara membagikan instrument penelitian (kuesioner) kepada setiap ibu-ibu nifas yang datang berkunjung untuk memeriksakan dirinya selama masa nifas ke klinik tersebut

  • Data dan Analisis Data

. Analisa data dengan chi square.

  • Hasil Penelitian
  • Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan tingkat pengetahuan dengan kecemasan ibu nifas dalam perawatan bayi baru lahir (nilai ρ=0.003<0.05).
  • Pembahasan Hasil Penelitian

–          Kelebihan : Pada bagian pembahasan hasil, sudah dijelaskan secara rinci tentang hasil – hasil yang diperoleh peneliti selama penelitian.

–          Kekurangan : Kurang dijelaskan secara detail apakah hasil yang didapatkan itu memberikan dampak positif atau negatif terhadap penelitian itu sendiri.

  • Referensi / Daftar Pustaka

Literatur yang digunakan sekitar 50% menggunakan literatur terbaru yang berasal dari jurnal – jurnal yang telah dipublikasikan sebelumnya.

  • Kesimpulan dan Saran

–          Kelebihan : Isi kesimpulan peneliti merupakan jawaban dari tujuan penelitian dan kesimpulannya sudah ringkas, jelas dan padat, serta mencantumkan saran yang merupakan harapan peneliti.

–          Kekurangan : Peneliti tidak memberikan rekomendasi kepada instansi terkait yang berhubungan dengan penelitiannya.

  • Penutup

Meskipun terdapat beberapa kekurangan pada kedua artikel ini, namun secara langsung maupun tidak artikel ini memberikan beberapa kontribusi atau masukan – masukan yang positif dari berbagai sisi, serta dapat menambah pengetahuan ibu nifas dengan perawatan bayi baru lahir. Dapat pula dijadikan acuan untuk penelitian – penelitian selanjutnya.

 

OLIGOHIDRAMNION

OLIGOHIDRAMNION

 

  1. I.     PENDAHULUAN

Oligohidramnion sangat berkaitan dengan air ketuban. Air ketuban adalah cairan yang dihasilkan janin dan selaput yang mengelilinginya. Air ketuban sangat penting bagi tumbuh kembang normal seorang janin. Bila terdapat oligohidramnion atau hidramnion, maka angka kematian dan kesakitan janin dan bayi akan meningkat. USG dapat membantu menilai volume air ketuban baik secara subyektif maupun semikuantitatif.

  1. Produksi air ketuban

Teori tentang produksi air ketuban hingga saat ini masih belum begitu memuaskan. Pada awalnya produksi tersebut dilakukan oleh epitel selaput ketuban, kemudian pada kehamilan selanjutnya diproduksi oleh ginjal janin (Abramovich DR, 1970; Wallenburg HCS, 1977).

Sumber lain mengatakan bahwa produksi air ketuban berasal dari:

  1. Kencing janin
  2. Transudat darah ibu
  3. Sekret epitel ketuban
  4. Campuran dari ketiganya
  1. Volume normal air ketuban

Dalam keadaan normal, volume ketuban berada dalam kondisi keseimbangan yang dinamik antara produksi dan absorbsi. Pertukaran air ketuban dapat melalui epitel ketuban, tali pusat, kulit, saluran pencernaan, saluran pernapasan, dan saluran perkemihan (Wallenburg HCS, 1977). Volume total air ketuban diperkirakan diganti setiap 24 jam. Pada kehamilan 12 minggu jumlahnya sekitar 60 ml (Wallenburg HCS, 1977), dan meningkat secara tetap mencapai 1000 ml pada kehamilan 34 minggu kemudian menurun hingga mencapai 840 ml pada kehamilan tua (Queenan JT, 1972) dan hanya 540 ml pada kehamilan 42 minggu (Queenan JT, 1972).

  1. Fungsi air ketuban
    1. Media janin untuk tumbuh dan berkembang normal  dapat bergerak bebas
    2. Melindungi janin dari trauma
    3. Menjaga stabilitas suhu tubuh janin
    4. Berperan dalam proses pembesaran rongga ketuban dan rahim
    5. Berperan dalam proses pembukaan leher rahim pada waktu persalinan (Wallenburg HCS, 1977).
  1. II.  PEMBAHASAN
    1. Definisi

Air ketuban memiliki beberapa peranan yang penting diantaranya melindungi bayi dari trauma, terjepitnya tali pusat, menjaga kestabilan suhu dalam rahim, melindungi dari infeksi, membuat bayi bisa bergerak sehingga otot-ototnya berkembang dengan baik serta membantu perkembangan saluran cerna dan paru janin.

Oligohidramnion adalah suatu keadaan dimana air ketuban kurang dari normal, yaitu kurang dari 500 cc.

Ada beberapa definisi oligohidramnion yang dipakai diantaranya:

  1. Berkurangnya volume air ketuban (VAK)
  2. Volumenya kurang dari 500 cc saat usia 32-36 minggu
  3. Ukuran satu kantong (kuadran) < 2 cm
  4. Amniotic fluid index (AFI) < 5 cm atau < presentil kelima
  1. Etiologi

Etiologi belum jelas, tetapi disangka ada kaitannya dengan renal agenosis janin. Etiologi primer lainnya mungkin oleh karena amnion kurang baik pertumbuhannya dan etiologi sekunder lainnya, misalnya pada ketuban pecah dini.

Volume air ketuban tergantung dari usia kehamilan, sehingga definisi terbaik adalah < presentil kelima. Volume air ketuban meningkat secara stabil saat kehamilan, volumenya sekitar 30 cc pada 10 minggu dan mencapai puncaknya 1 Liter pada 34-36 minggu, yang selanjutnya berkurang. Rata-rata sekitar 800 cc pada 40 minggu. Pengurangan volume maksimal bisa mencapai 150 cc/minggu pada usia hamil 38-43 minggu.

Tiga hal utama yang berperan adalah volume air ketuban adalah

  1. Regulasi normal aliran air ketuban dari janin,
  2. Pergerakan air dan bahan2 yang larut didalamnya serta menembus membran
  3. Efek ibu pada pergerakan cairan menembus plasenta.

Sumber ketuban yang berperanan adalah pipis bayi yang merupakan sumber utama air ketuban dalam TM II. Sumber lain adalah cairan yan berasal dari paru janin serta rongga hidung janin.

Oligohidramnion diakibatkan oleh banyaknya cairan yang hilang ataupun kurangnya produksi urin janin. Secara umum oligohidramnion berhubungan dengan salah satu kondisi dibawah ini:

  1. Pecahnya selaput ketuban.
  2. Kelainan bawaan pada saluran ginjal dan atau saluran kemih janin.
  3. Produksi pipis janin yang kurang secara kronis.
  4. Hamil lewat waktu (Postterm)
  1. Patofisiologi

Sindroma Potter dan Fenotip Potter adalah suatu keadaan kompleks yang berhubungan dengan gagal ginjal bawaan dan berhubungan dengan oligohidramnion (cairan ketuban yang sedikit).

Fenotip Potter digambarkan sebagai suatu keadaan khas pada bayi baru lahir, dimana cairan ketubannya sangat sedikit atau tidak ada. Oligohidramnion menyebabkan bayi tidak memiliki bantalan terhadap dinding rahim. Tekanan dari dinding rahim menyebabkan gambaran wajah yang khas (wajah Potter). Selain itu, karena ruang di dalam rahim sempit, maka anggota gerak tubuh menjadi abnormal atau mengalami kontraktur dan terpaku pada posisi abnormal.

Oligohidramnion juga menyebabkan terhentinya perkembangan paru-paru (paru-paru hipoplastik), sehingga pada saat lahir, paru-paru tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Pada sindroma Potter, kelainan yang utama adalah gagal ginjal bawaan, baik karena kegagalan pembentukan ginjal (agenesis ginjal bilateral) maupun karena penyakit lain pada ginjal yang menyebabkan ginjal gagal berfungsi.

Dalam keadaan normal, ginjal membentuk cairan ketuban (sebagai air kemih) dan tidak adanya cairan ketuban menyebabkan gambaran yang khas dari sindroma Potter.

Gejala Sindroma Potter berupa :

  1. Wajah Potter (kedua mata terpisah jauh, terdapat lipatan epikantus, pangkal hidung yang lebar, telinga yang rendah dan dagu yang tertarik ke belakang).
  2. Tidak terbentuk air kemih
  3. Gawat pernafasan,
  4. Wanita dengan kondisi berikut memiliki insiden oligohidramnion yang tinggi.
    1. Anomali kongenital (misalnya : agenosis ginjal, sindrom patter).
    2. Retardasi pertumbuhan intra uterin.
    3. Ketuban pecah dini (24-26 minggu).
    4. Sindrom paska maturitas.
  1. Gambaran Klinis
    1. Uterus tampak lebih kecil dari usia kehamilan dan tidak ada ballotemen.
    2. Ibu merasa nyeri di perut pada setiap pergerakan anak.
    3. Sering berakhir dengan partus prematurus.
    4. Bunyi jantung anak sudah terdengar mulai bulan kelima dan terdengar lebih jelas.
    5. Persalinan lebih lama dari biasanya.
    6. Sewaktu his akan sakit sekali.
    7. Bila ketuban pecah, air ketuban sedikit sekali bahkan tidak ada yang keluar.
  1. Pemeriksaan Penunjang

Pemeriksaan yang biasa dilakukan:

  1. USG ibu (menunjukkan oligohidramnion serta tidak adanya ginjal janin atau ginjal yang sangat abnormal)
  2. Rontgen perut bayi
  3. Rontgen paru-paru bayi
  4. Analisa gas darah.

.

  1. Diagnosa

Diagnosa dibuat dengan pemeriksaan USG yaitu dengan mengukur indeks cairan ketuban (Amniotic Fluid Index= AFI). Tetapi secara klinis (dengan pemeriksaan fisik) bisa diduga dengan : pengukuran tinggi rahim dari luar serta bagian bayi yang mudah diraba dari luar (didinding perut ibu). Namun hal ini hanya berupa asumsi/dugaan saja, tetap harus dikonfirmasi dengan USG.

USG juga bisa melihat anantomi janin untuk melihat kelainan seperti ginjal yang tidak tumbuh (dengan tidak terlihatnya pipis di kandung kemih janin). Serta untuk mengetahui adanya gangguan pertumbuhan janin. Pemeriksaan dengan spekulum dapat dilakukan guna mendeteksi adanya kebocoran air ketuban akibat pecahnya air ketuban.

Oligohidramnion didefinisikan sebagai AFI yang kurang dari 5 cm. Karena VAK tergantung pada usia kehamilan maka definisi yang lebih tepat adalah AFI yang kurang dari presentil 5 ( lebih kurang AFI yang <6.8 cm saat hamil cukup bulan).

  1. Akibat Oligohidramnion
    1. Bila terjadi pada permulaan kehamilan maka janin akan menderita cacat bawaan dan pertumbuhan janin dapat terganggu bahkan bisa terjadi partus prematurus yaitu picak seperti kertas kusut karena janin mengalami tekanan dinding rahim.
    2. Bila terjadi pada kehamilan yang lebih lanjut akan terjadi cacat bawaan seperti club-foot, cacat bawaan karena tekanan atau kulit jadi tenal dan kering (lethery appereance).
    3. Jika terjadi pada trimester pertama: berisiko menimbulkan cacat bawaan pada janin, keguguran, kelahiran prematur atau janin meninggal
    4. Jika terjadi pada trimester kedua, akan amat mengganggu tumbuh kembang janin
    5. Jika terjadi menjelang persalinan, meningkatkan risiko terjadinya komplikasi selama persalinan. Seperti tidak efektifnya kontraksi rahim akibat tekanan di dalam rahim yang tidak seragam ke segala arah. Pada akhirnya, persalinan jadi lama atau malah “berhenti”
  1. Tindakan Konservatif
    1. Tirah baring.
    2. Hidrasi.
    3. Perbaikan nutrisi.
    4. Pemantauan kesejahteraan janin (hitung pergerakan janin, NST, Bpp).
    5. Pemeriksaan USG yang umum dari volume cairan amnion.
    6. Amnion infusion.
    7. Induksi dan kelahiran.
  1. Penatalaksanaan

Volume air ketuban merupakan prediktor kemampuan janin menghadapi persalinan, karena kemungkinan tali pusat terjepit antara bagian bayi dan dinding rahim meningkat tatkala air ketuban sedikit. Hal ini akan menimbulkan gawat janin serta persalinan diakhiri dengan bedah caesar.

Jika terjadi oligohidramnion sebelum cukup bulan, dilakukan perawatan secara ekspektatif tergantung kondisi bayi dan ibu, sedangkan jika terjadi pada hamil cukup bulan, dilakukan pengakhiran kehamilan (terminasi) sesuai dengan kondisi kematangan leher rahim. Jika matang dilakukan induksi persalinan.

Jumlah air ketuban bisa ditambah dari luar dengan melakukan amnioinfusion. Cairan NaCl hangat atau sesuai suhu ruangan dimasukkan lewat leher rahim. Sehingga akan menurunkan angka cesar pada kasus oligohidramnion.

KLIK DISINI